say hiPostingan ini saya tulis karena terinspirasi dari seorang penjual bensin eceran yang sering saya lewati ketika saya mengantar/menjemput anak saya ke sekolahnya di SDIP Muhajirin di daerah Genuk Semarang. Hampir sepanjang jalan di gang menuju sekolah, banyak sekali penjual bensin eceran yang buka. Tapi ada satu penjual bensin yang sering saya lihat pembelinya lebih banyak daripada penjual lainnya. Meski jarak antara satu penjual dengan penjual lainnya tidak jauh.

Karena penasaran akhirnya saya mencoba membeli bensin ke penjual bensin yang laris tersebut saat menjemput pulang anak sekolah. Setelah turun dari motor dan menyampaikan 2 liter bensin yang saya butuhkan, Bapak  penjual bensin langsung menyambut dengan wajah yang sumringah. Sambil mengisikan bensin yang saya beli si Bapak tersenyum kepada anak saya dan menyapa “Wah cantik sekali, sudah kelas berapa? “Sekolah di SD Muhajirin ya?”

Selain menyapa anak saya, si Bapak juga tidak ketinggalan menyapa saya “Bagaimana Pak kabar hari ini? Sehat kan?”

Dalam hati saya berkata “Wah Bapak ini ramah sekali, meskipun baru pertama kali bertemu”

Di lain waktu saya naik motor yang berbeda pada saat menjemput anak sekolah dan mampir lagi ke kios bensin tersebut. Si Bapak langsung menyapa “Wah motor baru ya Pak, Alhamdulillah rejekinya banyak ya”

Saya cuman menjawab “Alhamdulillah Pak, dapat amanah dan titipan dari Yang Di Atas” (padahal motor ini sudah lama, karena jarang saya pakai dan sering di pakai istri).

Akhirnya saya ngeh, kenapa kios bensin si Bapak laris daripada kios bensin lainnya. Si Bapak tidak sungkan untuk menyapa kepada semua pelanggannya dari semua profesi mulai anak sekolah, karyawan, sampai mungkin ke pemilik sebuah usaha (saya pernah melihat sebuah mobil beli bensin di kios tersebut).

Meskipun hanya sebuah percakapan yang tidak lebih dari 10 menit, akan membawa dampak yang sangat luar biasa terhadap omset penjualan kios bensin tersebut. Pembeli pasti akan lebih memilih kios bensin ini daripada kios bensin lain, termasuk Anda pasti akan memilih kios bensin si Bapak bukan? Sampai sekarang saya pun menyempatkan untuk membeli bensin di kios tersebut, meskipun sebenarnya masih cukup untuk membeli di SPBU terdekat hanya untuk mendapatkan sapaan yang membangkitkan semangat saya di hari tersebut, dimana yang tidak saya dapatkan dari petugas di SPBU (mungkin petugas SPBU harus mencontoh si Bapak ini).

Bagi para pemilik usaha, sudahkah Anda menyapa pelanggan Anda hari ini? :)

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • MyShare
  • MySpace
  • StumbleUpon
  • Technorati

Tags: , , ,

Leave a Reply

  • Chat With Us

  • Lokasi Keysha

  • Quote Of The DayQuote Of The Day
  • Kategori

  • Sponsor

  • Komentar

  • Tags Cloud

Delicious Restaurant designed by Free Wordpress Themes | Wordpress Themes | Hosting und Webspace